Sugiono menilai kehadiran Dewan Perdamaian menjadi instrumen penting yang selama ini dinantikan dalam mengawal proses menuju penyelesaian konflik Palestina. Ia berharap, keterlibatan negara-negara anggota dapat memastikan setiap kebijakan dan langkah BoP tetap berlandaskan pada tujuan utama, yakni terwujudnya kemerdekaan Palestina dan implementasi solusi dua negara.
“Orientasi utama Dewan Perdamaian harus tetap pada kemerdekaan Palestina dan tercapainya solusi dua negara sebagai jalan keluar yang adil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Sugiono menegaskan bahwa Dewan Perdamaian tidak dimaksudkan untuk mengambil alih peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Keberadaan BoP justru dimaksudkan sebagai pelengkap upaya internasional dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan konflik.
“Badan ini tidak menggantikan PBB, melainkan lahir dari kepedulian bersama untuk memperkuat upaya perdamaian, khususnya di Gaza. Atas dasar itu, Indonesia memutuskan untuk terlibat aktif,” pungkasnya. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
