Berdasarkan data sementara BPBD, sebanyak 1.008 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir di Kecamatan Bilah Hilir, dengan 106 unit bangunan mengalami dampak genangan. Sementara di Desa Sei Siarti, Kecamatan Panai Tengah, tercatat 105 KK terdampak, dengan sejumlah rumah warga serta akses jalan utama terendam banjir.
BPBD menyebutkan, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi di wilayah hulu sungai yang menyebabkan luapan debit air, serta diperparah oleh pasang air laut.
Menanggapi situasi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau BPBD setempat dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat prakiraan cuaca dalam beberapa hari ke depan masih menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D., menegaskan pentingnya kesiapsiagaan petugas di lapangan.
“Petugas harus selalu siap melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman apabila kondisi memburuk,” tegas Abdul Muhari.
BPBD Labuhanbatu mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah dan menghindari aktivitas di wilayah rawan banjir guna meminimalkan risiko keselamatan. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















