Bagi pelajar, pemahaman yang benar menjadi bekal untuk mengenali risiko, mengambil keputusan yang bertanggung jawab, dan tidak mudah terpengaruh informasi keliru mengenai HIV/AIDS.
Ketua Panitia, Dellya Loa-Johanes, dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap persoalan HIV/AIDS di Kota Kupang. Ia menilai edukasi yang komprehensif perlu diberikan kepada generasi muda agar mereka memahami cara penularan, langkah pencegahan, dan pentingnya menjaga kesehatan.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS, termasuk cara penularan dan pencegahannya, sehingga para pelajar mampu menjaga diri dari berbagai risiko,” jelasnya.
Selama kegiatan satu hari itu, para peserta menerima materi mengenai kebijakan pemerintah dalam pencegahan HIV/AIDS serta informasi tentang risiko dan langkah pencegahannya di kalangan remaja.
Melalui sosialisasi tersebut, DWP Kota Kupang berharap para siswa dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya dan lingkungan masing-masing. Peran pelajar sebagai penyampai informasi yang benar diharapkan membantu membangun lingkungan yang lebih sadar kesehatan dan terbuka terhadap edukasi HIV/AIDS.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya; Ketua Persatuan Istri Anggota (PIA) DPRD Kota Kupang, Jacqlyne Getruida Odja; Ketua DWP Kota Kupang, Ellisah Pelt Tobing; perwakilan Ketua DWP Provinsi NTT; serta para narasumber, yakni drg. Retnowati, M.Kes., Julius Tanggu Bore, S.H., dan Eirene M. Jusuf, S.Pt., M.Sc.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
