ID, Kota Kupang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-XVII Perumda Air Minum Kota Kupang menjadi momentum reflektif bagi penguatan layanan publik berbasis kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor Perumda pada Kamis (16/4) tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Serena C. Francis, serta berbagai unsur legislatif, perangkat daerah, mitra kerja, dan tokoh masyarakat.
Dalam konteks peringatan tersebut, Perumda tidak hanya menonjolkan aspek seremoni, tetapi juga mengedepankan pendekatan berbasis dampak sosial. Berbagai program yang dilaksanakan, seperti pemberian sambungan rumah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, layanan kesehatan tanpa biaya, pasar murah, hingga kegiatan sosial di panti asuhan, menunjukkan orientasi institusi yang semakin responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat.
Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, dalam paparannya mengemukakan bahwa hingga saat ini jumlah pelanggan yang terlayani mencapai sekitar 17.500 dengan cakupan layanan sekitar 20 persen. Secara agregatif, apabila digabungkan dengan penyedia layanan lain seperti PDAM Kabupaten Kupang dan SPAM Provinsi NTT, tingkat pelayanan air bersih di wilayah Kota Kupang telah mencapai kisaran 30 persen. Ia juga menambahkan bahwa hasil survei menunjukkan indeks kepuasan masyarakat berada pada angka 82 yang termasuk dalam kategori baik, meskipun sejumlah aspek strategis seperti tata kelola pengaduan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan infrastruktur masih perlu dioptimalkan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa fungsi Perumda tidak terbatas pada distribusi air sebagai komoditas teknis, melainkan sebagai entitas pelayanan publik yang memikul tanggung jawab sosial. Setiap pengaduan pelanggan dipandang sebagai representasi ekspektasi masyarakat yang harus direspons melalui inovasi layanan dan peningkatan kinerja kelembagaan. Dukungan Pemerintah Kota Kupang, termasuk melalui skema penyertaan modal, dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas akses pelayanan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Wali Kota Kupang dalam sambutannya menyoroti pentingnya transformasi makna perayaan institusional. Ia menekankan bahwa peringatan hari jadi harus dimaknai sebagai ruang evaluasi sekaligus penguatan komitmen pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui pendekatan analogis, ia menggambarkan Perumda sebagai sebuah kapal yang dirancang untuk menghadapi dinamika dan tantangan di lautan, bukan sekadar berlabuh tanpa arah. Analogi tersebut menegaskan bahwa institusi ini memiliki mandat strategis untuk menjawab persoalan kompleks terkait penyediaan air bersih di Kota Kupang.
Wali Kota juga menekankan dimensi normatif pelayanan air sebagai bagian dari pelayanan kemanusiaan. Ia menyampaikan bahwa air sebagai sumber kehidupan bersifat universal dan tidak diskriminatif, sehingga prinsip pelayanan publik harus mengedepankan keadilan distributif, inklusivitas, dan keberpihakan pada masyarakat yang membutuhkan.
Di sisi lain, ia mengakui bahwa tantangan dalam sektor penyediaan air bersih masih cukup signifikan. Oleh karena itu, capaian yang ada saat ini tidak boleh menimbulkan euforia berlebihan, melainkan harus menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas layanan, memperluas jangkauan distribusi, serta memastikan keberlanjutan sistem pelayanan.
Sebagai penegasan akhir, Wali Kota menyatakan bahwa Perumda Air Minum Kota Kupang harus bertransformasi dari sekadar operator teknis menjadi institusi yang berperan strategis dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Setiap layanan yang diberikan, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis distribusi, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kemanusiaan dan harapan sosial.
Rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-XVII ini turut dilengkapi dengan peluncuran situs web resmi Perumda, program promosi sambungan rumah, pembentukan forum pelanggan, serta program “Berbagi Air”. Selain itu, Perumda juga menginisiasi kegiatan edukatif berupa talkshow radio bertema “17 Tahun Perumda Air Minum Mengalirkan Harapan” dan sosialisasi HIV/AIDS di sejumlah sekolah bekerja sama dengan KPAD Kota Kupang. Partisipasi masyarakat juga diperkuat melalui kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta pelibatan pelaku UMKM dalam kegiatan ekonomi produktif.
red/pkp
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















