“Perbedaan bukan alasan untuk menjauh, tetapi kesempatan untuk saling memahami dan menghargai. Inilah wajah Kota Kupang yang kita banggakan, kota yang rukun, damai, dan penuh toleransi,” tambahnya.
Atas nama Pemerintah Kota Kupang, Serena menyampaikan apresiasi kepada umat Muslim yang turut menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat. Ia juga berterima kasih kepada panitia, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), para ulama, dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan MTQ.
Kepada para peserta, Serena berpesan agar kompetisi dijalani dengan sungguh-sungguh tanpa mengesampingkan nilai persaudaraan. Ia berharap pengalaman mengikuti MTQ dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan masing-masing.
“Bertandinglah dengan semangat, tetapi tetap menjunjung tinggi persaudaraan. Jadikan pengalaman ini bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk membawa kebaikan bagi masyarakat,” pesannya.
Serena juga berharap kafilah Kota Kupang dapat mencatatkan hasil terbaik pada MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ia menyebut Kota Kupang sebelumnya berhasil meraih posisi juara kedua dan berharap capaian tersebut dapat ditingkatkan.
Enam Cabang Lomba, 25 Mata Lomba
Ketua Panitia MTQ ke-31 tingkat Kota Kupang, Rahmat Mukolang, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperdalam pemahaman keagamaan, serta menyeleksi peserta terbaik yang akan mewakili Kota Kupang di tingkat provinsi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
