“Yang utama itu sound system. MTQ ini membaca Al-Qur’an, jadi harus terdengar jelas, indah, dan khusyuk. Jangan sampai kemampuan peserta terganggu hanya karena peralatan,” tegasnya.
Dalam audiensi tersebut, panitia juga memaparkan rancangan teknis perlombaan yang mencakup 13 cabang dengan total 25 golongan putra dan putri. Untuk mengefisienkan waktu, seluruh cabang direncanakan berlangsung secara paralel di sejumlah ruangan selama empat hari pelaksanaan.
Selain sarana lomba, kebutuhan konsumsi peserta turut dibahas. Christian meminta panitia tetap memperhatikan kebutuhan dasar peserta, termasuk kemungkinan menyediakan makanan ringan, sembari memastikan anggaran digunakan sesuai prioritas kegiatan.
Pertemuan itu juga membahas persiapan peserta yang akan mewakili Kota Kupang pada MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang dalam agenda panitia dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Kabupaten Nagekeo.
Christian menyatakan kesediaannya menerima para juara MTQ tingkat kota untuk memberikan arahan dan motivasi sebelum mereka mengikuti kompetisi tingkat provinsi. Ia juga mengingatkan agar kebutuhan anggaran keberangkatan peserta diperhatikan sejak awal.
“Pastikan anak-anak yang juara ini bisa berangkat dengan baik. Kalau ada sisa anggaran, utamakan untuk mendukung mereka,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
