“Paskah mengajarkan bahwa dalam setiap tantangan dan keterbatasan, selalu terdapat harapan dan kebangkitan. Nilai harapan inilah yang menjadi fondasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menginternalisasi semangat pengharapan tersebut dalam praktik kerja sehari-hari. Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh komitmen, ketulusan, dan kesiapan untuk berkorban demi kepentingan masyarakat luas.

“ASN memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan yang optimal, sementara pemerintah wajib memastikan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Proses tersebut memang penuh tantangan, namun harus dijalani dengan integritas dan semangat pengabdian,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya manifestasi nilai-nilai iman dalam tindakan konkret, khususnya dalam konteks pelayanan publik yang adil, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Iman tidak cukup dimaknai secara normatif, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Pelayanan yang tulus dan berintegritas merupakan refleksi dari iman yang hidup,” tambahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















