Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Buka Rekrutmen Puluhan Ribu Manajer Kopdes, Berstatus Pegawai BUMN Kontrak

Avatar photo
kopdes

ID, Jakarta – Pemerintah mulai melakukan rekrutmen besar-besaran guna memperkuat kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Sebanyak 30 ribu posisi manajer disiapkan dalam program ini, dengan status sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung percepatan pengembangan koperasi desa.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, para manajer yang direkrut nantinya akan ditempatkan di bawah entitas BUMN, yakni Agrinas Pangan Nusantara, sebagai bagian dari sistem pengelolaan Kopdes Merah Putih.

“Sebanyak 30 ribu manajer akan direkrut dan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema kontrak kerja waktu tertentu,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/4).

Program rekrutmen ini juga menjadi bagian dari agenda percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pemerintah menargetkan pembentukan lebih dari 30 ribu unit koperasi desa dapat terealisasi pada pertengahan 2026, tepatnya sekitar Juni hingga Juli.

Seiring dengan target tersebut, kebutuhan tenaga profesional dinilai semakin mendesak untuk memastikan operasional koperasi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Untuk tahap awal, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) membuka sebanyak 35.476 formasi. Jumlah tersebut terdiri dari 30 ribu posisi manajer Kopdes Merah Putih dan 5.476 posisi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.

Selain itu, pengelola KNMP juga akan ditempatkan sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara dengan skema kontrak serupa. Seluruh tenaga yang terpilih akan menjalani masa penugasan awal selama dua tahun di BUMN sebelum diterjunkan langsung dalam pengelolaan koperasi.

“Rekrutmen dilakukan secara bertahap, dengan total kebutuhan yang diproyeksikan mencapai sekitar 80 ribu tenaga,” jelas Zulhas.

Pendaftaran resmi dibuka mulai 15 hingga 24 April 2026 melalui portal Panselnas. Seleksi ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari berbagai disiplin ilmu, dengan batas usia maksimal 35 tahun serta IPK minimal 2,75.

Pemerintah juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan program rekrutmen ini.

“Tidak ada jalur khusus atau titipan. Seluruh proses hanya melalui kanal resmi dan gratis,” tegasnya.

Dengan rekrutmen ini, pemerintah berharap dapat menghadirkan SDM yang kompeten dalam mengelola koperasi desa, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi berbasis komunitas di berbagai wilayah Indonesia.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan