ID, Kabupaten Kupang – Pemerintah Kabupaten Kupang menginisiasi program Penyaluran Bantuan Pangan yang dikombinasikan dengan Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kelurahan Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, dan menjadi instrumen intervensi pemerintah dalam meredam tekanan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas distribusi bahan pokok.
Dalam arahannya, Bupati Kupang menekankan bahwa efektivitas program bantuan sangat ditentukan oleh sinergi multipihak, baik antara pemerintah pusat, daerah, maupun lembaga distribusi pangan. Ia mengapresiasi langkah Perum BULOG yang menerapkan pendekatan proaktif melalui sistem distribusi langsung ke wilayah-wilayah yang relatif terpencil.
“Program ini merupakan mandat bersama yang harus dijalankan secara akuntabel dan tepat sasaran, agar mampu mereduksi beban ekonomi masyarakat secara bertahap,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan pangan tidak boleh dipandang semata sebagai instrumen jaring pengaman sosial, melainkan sebagai bagian dari kebijakan strategis negara dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya dalam fase pemulihan pasca pandemi dan dinamika ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
