ID, Jakarta — Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menandatangani berita acara serah terima hibah Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Pemerintah Kota Kupang dalam acara resmi yang digelar di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan.
Serah terima hibah tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri PUPR Mochamad Basuki Hadimuljono, serta dihadiri perwakilan kementerian dan pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, Linus Lusi didampingi pejabat teknis Pemerintah Kota Kupang, yakni Johannes Bell, ST., MT., dan Jeane P. G. Hadjon, ST., MM., dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang.
BMN yang dihibahkan kepada Pemerintah Kota Kupang mencakup sejumlah infrastruktur strategis, terutama jalan lingkungan perumahan yang tersebar di sembilan lokasi, antara lain Perumahan Gemstone di Kelurahan Manulai II, Perumahan Puri Lasiana Indah, serta Perumahan Palma Hill di Kelurahan Penkase. Infrastruktur jalan tersebut dibangun dengan total luasan mencapai ribuan meter persegi dan diperuntukkan untuk meningkatkan aksesibilitas serta kualitas permukiman warga.
Selain infrastruktur jalan, Pemerintah Kota Kupang juga menerima 173 unit rumah hunian bagi masyarakat terdampak Siklon Tropis Seroja tahun 2021, yang berlokasi di Kelurahan Manulai II. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan dan rehabilitasi pascabencana di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Pj. Wali Kota Kupang Linus Lusi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas hibah BMN yang dinilai sangat strategis bagi percepatan pembangunan daerah.
“Hibah ini merupakan wujud nyata perhatian dan kehadiran negara dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana. Infrastruktur ini akan kami manfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” ujar Linus.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa serah terima BMN merupakan bentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan aset negara secara transparan dan bertanggung jawab.
“Infrastruktur yang dibangun dengan APBN harus benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Serah terima BMN ini menjadi bagian dari pertanggungjawaban negara kepada rakyat,” tegas Sri Mulyani.
Senada dengan hal tersebut, Menteri PUPR Mochamad Basuki Hadimuljono berharap aset yang diserahkan dapat dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah dan memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan.
“Infrastruktur ini harus dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Hibah BMN kepada Pemerintah Kota Kupang merupakan bagian dari program nasional Kementerian PUPR dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah. Pada tahun 2024, total nilai BMN yang diserahkan mencapai triliunan rupiah, mencakup sektor sumber daya air, jalan, perumahan, dan penataan kawasan.
Menutup keterangannya, Linus Lusi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh aset negara tersebut secara berkelanjutan.
“Kami bertanggung jawab memastikan seluruh infrastruktur ini dirawat dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















