“Pemerintah daerah siap melaksanakan langkah-langkah konkret sesuai arahan pemerintah pusat, terutama dalam menjamin keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak,” kata Andriko.
Ia menegaskan bahwa relokasi warga yang berada di zona bahaya menjadi prioritas utama. Pemerintah Provinsi NTT saat ini tengah menyiapkan lokasi relokasi yang aman dan layak huni, bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Pemerintah pusat juga akan menyalurkan dana tunggu hunian bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
“Kami memastikan lokasi relokasi memenuhi standar kelayakan agar warga dapat tinggal dengan aman,” ujar Andriko.
Sebagai langkah antisipasi memasuki musim hujan, Pemerintah Provinsi NTT juga menyiapkan 1.000 kelambu untuk pencegahan malaria serta 3.000 vaksin rabies guna mengantisipasi penyebaran penyakit. Penambahan fasilitas pendukung di pengungsian, seperti tangki air dan toilet umum, juga telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat.
Sementara itu, Penjabat Bupati Flores Timur, Sulastri Rasyid, menekankan perlunya peningkatan layanan kesehatan di lokasi pengungsian. Ia menyebutkan bahwa persoalan sanitasi dan ketersediaan air bersih masih menjadi tantangan utama di lapangan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.















