“Bapak Kapolda NTT menyampaikan bahwa Polri berkomitmen penuh untuk mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan pascadempa. Melalui kegiatan trauma healing dan penyaluran bantuan alat pendidikan ini, kami ingin memastikan semangat belajar anak-anak di SDK Gapong tetap menyala serta proses belajar mengajar dapat kembali berjalan aman, nyaman, dan normal,” ujar Henry.
Bantuan Menyasar Kebutuhan Sekolah
Selain memberikan pendampingan psikologis, bantuan yang disalurkan juga diarahkan untuk menunjang aktivitas belajar siswa dan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Bantuan tersebut terdiri atas logistik, fasilitas pembelajaran, perlengkapan sekolah, hingga paket alat tulis.
Untuk kebutuhan konsumsi, bantuan yang diberikan berupa 3 dos biskuit Marine atau 270 bungkus serta 60 botol minum plastik.
Sementara untuk menunjang fasilitas pembelajaran, sekolah menerima 1 lembar papan tulis whiteboard, 2 buah penghapus whiteboard, dan 12 spidol whiteboard.
Bantuan perlengkapan sekolah meliputi 20 tas sekolah warna hitam, 26 pasang kaus kaki SD, 20 set seragam SD perempuan, dan 10 set seragam SD laki-laki.
Adapun paket alat tulis terdiri atas 150 buku tulis, 25 buku gambar, 50 tempat penyimpanan bolpoin, 120 bolpoin, 60 pensil, 80 penghapus, 60 rautan, 25 mistar, serta 120 krayon minyak.
Keceriaan Anak Kembali Dibangun
Suasana berbeda terlihat di halaman SDK Gapong ketika personel kepolisian berinteraksi langsung dengan para siswa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
