Polres Manggarai Gelar Trauma Healing dan Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SDK Gapong

polres

ID, Manggarai, NTT – Pemulihan pascagempa di Kabupaten Manggarai tidak hanya menyangkut perbaikan bangunan dan fasilitas umum. Dampak psikologis yang dirasakan anak-anak juga menjadi perhatian jajaran Polres Manggarai.

Kondisi itu terlihat dalam kegiatan trauma healing yang digelar personel Polwan Polres Manggarai bersama Kapolsek Cibal dan anggota Polsek Cibal di SDK Gapong, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Senin (28/9/2026) pagi.

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkai dengan penyaluran bantuan sarana pendidikan dan logistik dari AKPOL Polwan RI bagi siswa-siswi sekolah tersebut.

Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Manggarai pada 15 Agustus 2026 sebelumnya berdampak pada sejumlah infrastruktur, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, hingga bangunan sekolah. Namun, di balik kerusakan fisik itu, bencana juga meninggalkan ketakutan dan trauma, terutama bagi anak-anak usia sekolah.

Karena itu, kehadiran personel kepolisian diarahkan tidak hanya untuk membantu pemulihan pascabencana secara fisik, tetapi juga mengembalikan rasa aman dan keceriaan anak-anak.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendampingan terhadap masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari proses pemulihan yang harus dilakukan secara menyeluruh.

“Bapak Kapolda NTT menyampaikan bahwa Polri berkomitmen penuh untuk mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan pascadempa. Melalui kegiatan trauma healing dan penyaluran bantuan alat pendidikan ini, kami ingin memastikan semangat belajar anak-anak di SDK Gapong tetap menyala serta proses belajar mengajar dapat kembali berjalan aman, nyaman, dan normal,” ujar Henry.

Bantuan Menyasar Kebutuhan Sekolah

Selain memberikan pendampingan psikologis, bantuan yang disalurkan juga diarahkan untuk menunjang aktivitas belajar siswa dan kebutuhan pembelajaran di sekolah.

Bantuan tersebut terdiri atas logistik, fasilitas pembelajaran, perlengkapan sekolah, hingga paket alat tulis.

Untuk kebutuhan konsumsi, bantuan yang diberikan berupa 3 dos biskuit Marine atau 270 bungkus serta 60 botol minum plastik.

Sementara untuk menunjang fasilitas pembelajaran, sekolah menerima 1 lembar papan tulis whiteboard, 2 buah penghapus whiteboard, dan 12 spidol whiteboard.

Bantuan perlengkapan sekolah meliputi 20 tas sekolah warna hitam, 26 pasang kaus kaki SD, 20 set seragam SD perempuan, dan 10 set seragam SD laki-laki.

Adapun paket alat tulis terdiri atas 150 buku tulis, 25 buku gambar, 50 tempat penyimpanan bolpoin, 120 bolpoin, 60 pensil, 80 penghapus, 60 rautan, 25 mistar, serta 120 krayon minyak.

Keceriaan Anak Kembali Dibangun

Suasana berbeda terlihat di halaman SDK Gapong ketika personel kepolisian berinteraksi langsung dengan para siswa.

Anak-anak diajak bermain dan belajar bersama sebagai bagian dari kegiatan pemulihan psikologis setelah bencana. Aktivitas tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk kembali membangun rasa aman sekaligus menikmati suasana belajar yang lebih menyenangkan.

Pihak sekolah dan para guru menyambut kegiatan tersebut dengan hangat. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Manggarai dan AKPOL Polwan RI atas bantuan serta perhatian yang diberikan kepada siswa SDK Gapong.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascagempa yang menempatkan kebutuhan anak sebagai salah satu perhatian penting. Tidak hanya memastikan fasilitas belajar kembali tersedia, tetapi juga membantu anak-anak melewati dampak psikologis yang ditinggalkan bencana. red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version