Undana Siapkan Rp1 Miliar untuk Dukung Pembangunan Kota Kupang, Fokus UMKM hingga Sampah

undana

Komitmen tersebut membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk memanfaatkan hasil kajian akademik dalam merancang program yang lebih terarah. Namun, efektivitas dukungan itu nantinya akan bergantung pada penentuan prioritas, pelaksanaan riset, serta penerapan rekomendasi di lapangan.

Reformasi Birokrasi dan Peningkatan Kompetensi ASN

Selain persoalan ekonomi dan lingkungan, peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Serena menilai reformasi birokrasi tidak cukup dilakukan melalui pembenahan prosedur administrasi. Peningkatan kompetensi dan kapasitas akademik aparatur sipil negara (ASN) juga diperlukan agar penempatan pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi dan keahlian yang dimiliki.

“Reformasi birokrasi butuh right man on the right place. ASN perlu meningkatkan kapasitas akademik dan kompetensi. Informasi ini akan kami teruskan melalui BKD agar dimanfaatkan maksimal,” tegasnya.

Dalam konteks itu, program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan percepatan pendidikan magister atau S2 yang ditawarkan Undana dinilai relevan untuk mendukung pengembangan kompetensi aparatur.

Serena juga mengapresiasi program pembelajaran di luar kampus serta penguatan keterampilan digital marketing dan pembuatan konten bagi mahasiswa. Menurutnya, kompetensi tersebut berpotensi membantu pelaku UMKM memperluas pemasaran dan meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version