Tak kalah penting, Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata ditentukan oleh kualitas program, tetapi juga oleh cara penyampaian pesan kepada publik.
“Produk kita bisa saja bagus, tapi kalau cara menyampaikannya tidak tepat, maka akan diterima berbeda. Di situlah peran media menjadi sangat penting,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua SMSI NTT, Beni Jahang, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Wali Kota Kupang dalam berdialog dengan insan media. Ia menjelaskan bahwa SMSI merupakan organisasi perusahaan media siber yang menjadi konstituen Dewan Pers, dengan puluhan media online aktif di Kota Kupang.
Beni menyoroti pentingnya peningkatan kualitas wartawan melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dinilai efektif dalam mendorong profesionalisme jurnalis sekaligus menjaga kualitas produk jurnalistik. Pelaksanaan UKW yang pernah difasilitasi Pemkot Kupang pada tahun 2022 dinilai berdampak positif, termasuk dalam meningkatkan indeks kebebasan pers di daerah.
Selain itu, SMSI juga menawarkan sejumlah inovasi, seperti sistem distribusi berita one by click yang memungkinkan satu rilis tersebar ke ratusan media secara serentak, serta aplikasi pemantauan sentimen publik berbasis AI yang mampu membaca opini masyarakat di berbagai platform digital.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















