Wali Kota juga mengaitkan makna tema Natal tentang kehadiran Tuhan dalam menyelamatkan keluarga dengan realitas kehidupan sosial. Menurutnya, keluarga tidak hanya dimaknai sebagai hubungan biologis, melainkan juga sebagai ikatan sosial yang dibangun atas dasar kebersamaan, kepedulian, dan saling menguatkan. Dalam konteks tersebut, K2S dinilainya menjadi contoh nyata keluarga sosial yang mampu memperkokoh persatuan masyarakat.
“Kekuatan kota ini sangat ditentukan oleh kekuatan keluarga. Ketika keluarga dan komunitasnya solid, maka masyarakat akan tangguh. Di situlah peran penting K2S dan paguyuban-paguyuban lainnya,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota turut memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kota Kupang sepanjang tahun 2025. Di antaranya, Kota Kupang berhasil masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran, meraih penghargaan Kota Damai dan Inklusif, TP2DD terbaik untuk wilayah Bali–Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, serta capaian pengelolaan transfer ke daerah dengan realisasi 94,1 persen. Selain itu, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat melampaui target hingga 100,5 persen, dan Kota Kupang untuk pertama kalinya meraih penghargaan tertinggi perencanaan pembangunan dari Bappenas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















