Ia menekankan bahwa orang tua memiliki posisi strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap kegiatan membaca. Anak-anak cenderung belajar melalui contoh yang mereka lihat setiap hari, sehingga kebiasaan membaca perlu dibangun melalui keteladanan, bukan semata-mata instruksi.
Untuk itu, Christian mengajak orang tua membiasakan anak membaca secara bertahap tanpa tekanan. Menurutnya, konsistensi jauh lebih penting daripada memaksakan target membaca dalam jumlah besar.
“Tidak harus satu hari satu buku. Satu halaman, satu paragraf, bahkan satu kalimat pun cukup, yang penting konsisten. Jangan sampai anak merasa membaca itu beban, tetapi jadikan sebagai kebiasaan yang menyenangkan,” jelasnya.
Ia juga mendorong keluarga menyediakan buku di rumah agar anak dapat mengakses bahan bacaan dengan mudah. Ketersediaan buku di lingkungan terdekat diharapkan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus menjadikan membaca sebagai bagian dari keseharian anak.
Dalam sambutannya, Christian mengutip pesan aktivis pendidikan sekaligus penerima Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai, bahwa satu anak, satu guru, satu buku, dan satu pena dapat mengubah dunia. Pesan tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa perubahan besar dapat berawal dari langkah sederhana dalam pendidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
