Christian Widodo Kukuhkan Widya Cahya sebagai Bunda Literasi, Dorong Budaya Baca Sejak Dini

literasi

Christian menggambarkan buku dan cerita sebagai pintu bagi anak untuk membangun imajinasi serta keberanian merancang masa depan. Karena itu, gerakan literasi perlu dijalankan secara konsisten dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga keluarga.

“Kepada Bunda Literasi, selamat mengemban amanah. Semoga kehadiran bunda menjadi cahaya yang menuntun anak-anak kita menuju masa depan yang lebih baik. Dan kepada anak-anak, teruslah membaca dan bermimpi, karena masa depan Kota Kupang ada di tangan kalian,” tutupnya.

Literasi Keluarga dan Pengasuhan Anak

Ketua Pokja II TP PKK Kota Kupang, Petty Mardina P. Pratami Ly, dalam laporan panitia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TP PKK memperkuat peran keluarga sebagai pusat pendidikan pertama bagi anak.

Pengukuhan Bunda Literasi diharapkan menghadirkan figur penggerak yang dapat mengoordinasikan berbagai inisiatif literasi, mulai dari lingkungan rumah tangga hingga masyarakat. Dengan demikian, gerakan membaca tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang ditopang oleh keterlibatan keluarga dan lingkungan sekitar.

Rangkaian kegiatan juga mencakup kelas parenting bagi orang tua dengan materi pengasuhan positif dan pencegahan kekerasan terhadap anak. Sementara itu, lomba bercerita bagi 42 anak PAUD dirancang untuk melatih keberanian tampil, kemampuan berkomunikasi, dan daya imajinasi sejak dini.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version