Bupati juga berharap Bank NTT lebih proaktif menjangkau masyarakat kecil, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, nelayan, serta pelaku usaha di wilayah pedesaan.
“Sebagai pemerintah daerah, kami menempatkan Bank NTT sebagai mitra strategis dalam membangun ekonomi rakyat. Karena itu, keberpihakan kepada masyarakat kecil harus menjadi prioritas,” katanya.
Menurut Yosef Lede, momentum Natal perlu dimaknai sebagai refleksi untuk memperkuat komitmen pelayanan dan kepedulian sosial, bukan sekadar perayaan seremonial. Ia mengajak seluruh jajaran Bank NTT menjadikan nilai-nilai Natal sebagai dasar etika dalam menjalankan tugas perbankan.
Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus menyampaikan komitmen institusinya untuk terus mendukung pembangunan daerah dan memperkuat peran Bank NTT sebagai bank yang melayani seluruh lapisan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Bank NTT akan terus mendorong layanan keuangan yang inklusif serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Menurutnya, slogan “Melayani Dengan Sungguh” tidak hanya ditujukan kepada nasabah, tetapi juga harus diwujudkan melalui budaya kerja internal yang profesional dan bertanggung jawab.
Perayaan Natal bersama tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekhidmatan, diisi dengan ibadah Natal serta pesan-pesan rohani. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pemangku kepentingan di Kabupaten Kupang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
