Bupati Kupang Dorong Transformasi Ekonomi Pesisir Melalui Bantuan Budidaya Rumput Laut di Sulamu

masyarakat

ID, Oelamasi – Bupati Kupang, Yosef Lede, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana budidaya rumput laut kepada kelompok masyarakat pesisir di Kecamatan Sulamu, Sabtu (9/5/2026). Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dalam memperkuat sektor ekonomi maritim berbasis pemberdayaan masyarakat.

Penyerahan bantuan ini dipandang sebagai langkah strategis dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor kelautan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup pada usaha budidaya rumput laut.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa bantuan yang diterima masyarakat Sulamu merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan komunikasi intensif dan koordinasi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Kupang dengan pemerintah pusat.

Menurutnya, perjuangan menghadirkan program tersebut bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan masyarakat pesisir agar memperoleh perhatian prioritas dalam program pembangunan nasional.

“Kehadiran bantuan ini merupakan hasil kerja bersama yang diperjuangkan secara serius demi memastikan masyarakat pesisir memperoleh dukungan nyata untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Bupati Kupang Yosef Lede (menggunakan topi hitam) saat menghadiri penyerahan bantuan di sulamu

Ia juga mengajak masyarakat untuk memaknai bantuan tersebut sebagai momentum memperkuat semangat produktivitas, kemandirian ekonomi, dan pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Bupati Yosef menjelaskan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Kabupaten Kupang saat ini semakin besar, terutama melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk pengembangan kawasan pesisir dan sektor perikanan budidaya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan secara bertanggung jawab dan sesuai peruntukan. Seluruh sarana budidaya yang diberikan, termasuk pelampung dan perangkat pendukung lainnya, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi tanpa merusak ekosistem laut.

Pemerintah daerah, kata Yosef, tidak akan mentolerir praktik-praktik budidaya yang merusak lingkungan maupun penyalahgunaan bantuan pemerintah untuk kepentingan pribadi.

Ia juga meminta seluruh unsur pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta kelompok nelayan untuk turut melakukan pengawasan bersama terhadap penggunaan bantuan tersebut.

“Bantuan ini harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan masyarakat luas, bukan untuk diperjualbelikan ataupun digunakan dengan cara yang merusak lingkungan,” tegasnya.

Selain berorientasi pada peningkatan produksi, Pemerintah Kabupaten Kupang juga mulai mendorong transformasi sektor rumput laut menuju pengembangan industri hilir. Langkah tersebut dilakukan agar komoditas rumput laut tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.

Pemerintah daerah saat ini tengah menjajaki peluang kerja sama investasi untuk pengembangan industri pengolahan rumput laut sebagai bagian dari strategi hilirisasi ekonomi kelautan di Kabupaten Kupang.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperjuangkan perluasan kawasan budidaya baru yang dinilai potensial untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi masyarakat.

Bupati Yosef turut menyoroti pentingnya stabilitas harga jual rumput laut guna menjamin keberlanjutan pendapatan petani pesisir. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait akan terus dilakukan agar tata niaga komoditas rumput laut semakin berpihak kepada masyarakat pembudidaya.

Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang tetap berkomitmen mendukung kebutuhan masyarakat, baik melalui skema bantuan pemerintah pusat maupun dukungan stimulan dari APBD apabila diperlukan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kupang, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, unsur Pemerintah Provinsi NTT, pimpinan perangkat daerah lingkup Kabupaten Kupang, pihak perbankan, aparat keamanan, serta para kelompok masyarakat penerima bantuan.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version