iPhone Air Kurang Diminati, Strategi Apple Dipertanyakan

iphone air

Apple sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kinerja penjualan iPhone Air, termasuk rencana pengembangan generasi berikutnya maupun penyesuaian produksi.

Minim Daya Tarik Konsumen

Data CIRP yang melibatkan 500 responden di Amerika Serikat—yang membeli produk Apple pada periode Oktober hingga Desember 2025—menunjukkan jurang minat yang lebar antara iPhone Air dan model iPhone 17 lainnya. Survei tersebut dilakukan pada 2–21 Januari 2026.

Ini bukan kali pertama iPhone Air menunjukkan performa lesu. Pada November 2025, The Information melaporkan bahwa Apple menunda rencana pengembangan generasi kedua karena penjualan dinilai belum memenuhi target internal. Bahkan, menurut Nikkei Asian Review, Apple sempat memangkas produksi iPhone Air pada musim gugur lalu dan mengalihkan fokus ke model lain yang lebih diminati pasar.

Analis CIRP, Josh Lowitz, menilai ada alasan sederhana di balik minimnya minat konsumen. “Banyak orang sebenarnya tidak terlalu peduli dengan ponsel yang lebih tipis,” ujarnya. Ia menambahkan, sebagian besar pembeli iPhone Air memilih perangkat ini semata karena mengganti ponsel lama, bukan karena tertarik pada keunggulan desain tipisnya.

Pandangan serupa disampaikan Carolina Milanesi, Presiden sekaligus analis utama Creative Strategies. Menurutnya, bobot dan ketipisan bukan faktor utama dalam keputusan membeli ponsel. “Konsumen tidak datang ke toko dengan harapan ponselnya harus lebih ringan. Kita sudah terbiasa dengan apa yang kita bawa sehari-hari,” kata Milanesi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version