ID, Kupang — Pemerintah Kabupaten Kupang menyalurkan bantuan pangan beras tahap II periode Juli–September 2026 kepada 2.803 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Sulamu dengan total alokasi mencapai 84 ton. Penyerahan simbolis dilakukan kepada 10 perwakilan penerima di Kantor Camat Sulamu, Kamis (10/9/2026), yang dirangkaikan dengan distribusi sejumlah paket dukungan sektor pertanian serta penyampaian rencana strategis pembangunan pelabuhan dan kawasan nelayan.
Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa bantuan pangan ini bukan sekadar intervensi jangka pendek untuk menjawab kerawanan pangan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang mendorong kemandirian pangan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tidak diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi dari kemampuan masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap bantuan tersebut di masa depan.
“Kita ingin suatu saat tidak lagi membagi beras seperti ini, karena masyarakat sudah mampu menghasilkan pangan sendiri. Bantuan ini adalah stimulan dan motivasi agar masyarakat mau bekerja dan memanfaatkan lahan yang ada,” ujar Yosef.
Paket Bantuan Pertanian: dari Irigasi hingga Pupuk
Selain bantuan pangan, pemerintah daerah menyalurkan sejumlah dukungan produktif bagi kelompok tani di Kecamatan Sulamu. Bantuan tersebut mencakup irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, dam parit, long storage, serta pupuk sebanyak 1,5 ton kepada Kelompok Tani Sinar Saenam dan Kelompok Tani Harapan, Desa Bipolo.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














