Melalui kebijakan interim freeze yang berlaku efektif segera, MSCI menghentikan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia dalam indeks globalnya, menunda masuknya emiten baru ke dalam indeks MSCI, serta menangguhkan potensi kenaikan kelas saham Indonesia di seluruh segmen indeks.
Dalam pernyataan resminya, MSCI menjelaskan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk meminimalkan risiko perputaran indeks yang berlebihan sekaligus menjaga stabilitas dan kelayakan investasi (investability) bagi para investor internasional.
Peran strategis MSCI di pasar global
MSCI merupakan lembaga penyedia indeks saham global yang berperan penting dalam memetakan kinerja pasar modal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Indeks-indeks yang disusun MSCI digunakan secara luas oleh investor institusi, manajer investasi, hingga dana pensiun internasional sebagai acuan alokasi portofolio.
Indeks MSCI mengelompokkan saham berdasarkan sejumlah kriteria, seperti wilayah geografis, sektor industri, tingkat kapitalisasi pasar, serta likuiditas saham. Dengan demikian, perubahan kebijakan MSCI kerap berdampak langsung terhadap arus modal global.
Indeks MSCI sendiri merupakan kumpulan saham terpilih dari berbagai negara yang dinilai memiliki skala besar, likuiditas tinggi, serta memenuhi standar kelayakan investasi internasional. Masuknya suatu saham ke dalam indeks MSCI umumnya menjadi katalis positif karena berpotensi menarik aliran dana asing.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















