ID, Kupang – Pengalaman menempuh pendidikan kuliner di Bali hingga menjalani program magang di Amerika Serikat menjadi modal bagi Sasha Hiskia untuk membangun usaha kuliner di Kota Kupang.
Alumni SMK Negeri 3 Kupang tersebut kini mengembangkan SaltySash, bisnis salt bread yang mulai dirintis sekitar dua bulan lalu. Produk roti bercita rasa gurih itu diperkenalkan Sasha setelah ia melihat popularitasnya di media sosial ketika berada di Amerika Serikat.
Berbekal keahlian di bidang pastry dan pengetahuan dasar tentang bakery, Sasha mencoba mengadaptasinya ke pasar lokal.
“Pas di Amerika sering melihat salt bread muncul di media sosial. Kebetulan saya memang dari bidang pastry dan belajar sedikit bakery, sehingga akhirnya tertarik membuatnya,” kata Sasha saat ditemui di Hotel Haston Kupang, Sabtu (19/9/2026).
Lima Varian, Produksi Ratusan Roti
Tidak seperti roti yang umumnya didominasi rasa manis, salt bread mengandalkan perpaduan rasa asin, gurih, dan sensasi mentega yang kuat.
SaltySash menawarkan lima pilihan rasa, yakni Original, Choco Mochi, Ube, Smoked Beef Nori, serta Garlic Cream Cheese. Dari seluruh varian tersebut, Garlic Cream Cheese menjadi salah satu produk yang paling banyak diminati pelanggan.
Dalam satu kali proses produksi, Sasha dapat menghasilkan sekitar 200 hingga 250 roti. Menariknya, seluruh kegiatan produksi masih dikerjakan secara mandiri.
Produk SaltySash dijual dengan harga berkisar Rp20 ribu hingga Rp26 ribu per buah, bergantung pada varian yang dipilih.
Penjualan Berbasis Pesanan
Sasha belum membuka toko fisik untuk SaltySash. Untuk menjangkau konsumen, ia memanfaatkan Instagram melalui akun @salty.sash sebagai media promosi sekaligus sarana pemesanan.
Pelanggan dapat mengambil pesanan secara langsung atau menggunakan layanan ojek daring.
Walaupun baru berjalan dalam waktu singkat, SaltySash mulai memiliki pelanggan yang kembali membeli produk tersebut setiap kali sistem open order dibuka.
Perkembangan itu menjadi salah satu tanda bahwa produk yang ditawarkan Sasha mulai mendapat tempat di kalangan konsumen Kota Kupang.
SaltySash Hadir di Mooncake Festival
Kesempatan bagi masyarakat untuk mencicipi langsung salt bread SaltySash akan terbuka pada pelaksanaan Mooncake Festival.
SaltySash dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut pada 25–27 September 2026 di kawasan depan Kantor Gubernur NTT, Kota Kupang. Kehadiran ini menjadi penampilan perdana SaltySash secara offline.
Bagi Sasha, bisnis tersebut bukan sekadar respons terhadap tren kuliner yang sedang ramai. SaltySash merupakan hasil dari proses panjang yang menghubungkan pengalaman belajar, pengamatan terhadap pasar, dan keberanian mengembangkan ide usaha di daerah asalnya.
Tren salt bread yang awalnya ia temukan melalui media sosial kini mulai diperkenalkan kepada masyarakat Kupang sebagai produk kuliner lokal.
Melalui SaltySash, Sasha menunjukkan bahwa tren global dapat menjadi sumber inspirasi bagi anak muda daerah untuk menciptakan peluang usaha baru. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
