Meski demikian, pemerintah Iran membantah melakukan operasi ofensif yang menyebabkan jatuhnya helikopter Apache tersebut. Otoritas Teheran juga menegaskan bahwa tidak ada aktivitas militer udara yang dilakukan di wilayah itu dalam 24 jam sebelum insiden terjadi.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, tidak memberikan tanggapan langsung mengenai penyebab jatuhnya helikopter AS. Namun ia kembali mengingatkan bahwa keberadaan kekuatan militer asing di kawasan Teluk berpotensi meningkatkan risiko konflik dan insiden yang tidak diinginkan.
Pemerintah Iran juga mengisyaratkan kemungkinan respons apabila serangan lanjutan kembali dilakukan oleh Washington. Sejumlah sumber militer Iran bahkan menyebut setiap tindakan yang dianggap mengancam kedaulatan negara akan mendapatkan balasan yang setimpal.
Insiden Apache Perburuk Prospek Perdamaian
Ketegangan terbaru ini dinilai menjadi pukulan serius bagi berbagai upaya diplomasi yang selama beberapa bulan terakhir berusaha meredakan konflik antara kedua negara.
Ironisnya, beberapa jam setelah memerintahkan serangan udara, Trump sempat menyebut insiden jatuhnya helikopter Apache bukan sebagai persoalan besar karena seluruh awak berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













