ID, Penyebaran hantavirus di kapal pesiar MV Hondius memicu kekhawatiran internasional setelah sejumlah negara melaporkan warganya terinfeksi virus tersebut. Hingga kini, beberapa kasus telah dikonfirmasi oleh World Health Organization atau WHO, termasuk laporan kematian yang diduga berkaitan dengan strain Andes dari hantavirus.
WHO menyebut sedikitnya tujuh kasus telah dipastikan positif, sementara satu lainnya masih dikategorikan sebagai probable case. Dari total kasus tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya telah terkonfirmasi terinfeksi hantavirus.
Kasus terbanyak berasal dari Belanda dan Inggris. Di Belanda, pasangan lanjut usia yang sebelumnya melakukan perjalanan di Amerika Selatan meninggal setelah mengalami gejala saat berada di atas kapal MV Hondius. Selain itu, seorang dokter kapal juga dinyatakan positif dan menjalani isolasi medis setelah dievakuasi.
Sementara itu, Inggris melaporkan dua warga positif hantavirus dan satu probable case. Salah seorang pasien bahkan harus dirawat intensif di Afrika Selatan setelah dievakuasi dari wilayah Atlantik Selatan. Pemerintah Inggris juga mengirim bantuan medis darurat ke Kepulauan Tristan da Cunha untuk menangani salah satu pasien yang masih diisolasi di sana.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













