Kasus lainnya muncul di Jerman setelah seorang perempuan penumpang MV Hondius meninggal akibat pneumonia yang kemudian dikonfirmasi berkaitan dengan virus Andes. Jenazah korban masih berada di kapal yang dijadwalkan menuju Belanda dari Tenerife.
Selain itu, Swiss, Prancis, Amerika Serikat, dan Spanyol juga melaporkan kasus positif maupun dugaan infeksi hantavirus dari warga yang sempat berada di kapal tersebut.
Di Amerika Serikat, beberapa warga yang dipulangkan dari MV Hondius langsung ditempatkan di pusat karantina khusus di Nebraska. Sedangkan Spanyol mengonfirmasi seorang penumpang positif tanpa gejala dan kini menjalani isolasi di rumah sakit militer di Madrid.
Hantavirus sendiri merupakan penyakit yang umumnya ditularkan melalui paparan urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi. Strain Andes diketahui lebih berbahaya karena dalam beberapa kasus dapat menular antarmanusia, meski penularannya tergolong terbatas.
Kasus di MV Hondius kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan internasional karena melibatkan mobilitas lintas negara serta potensi penyebaran di lingkungan tertutup seperti kapal pesiar.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













