ID, Penyebaran hantavirus di kapal pesiar MV Hondius memicu kekhawatiran internasional setelah sejumlah negara melaporkan warganya terinfeksi virus tersebut. Hingga kini, beberapa kasus telah dikonfirmasi oleh World Health Organization atau WHO, termasuk laporan kematian yang diduga berkaitan dengan strain Andes dari hantavirus.
WHO menyebut sedikitnya tujuh kasus telah dipastikan positif, sementara satu lainnya masih dikategorikan sebagai probable case. Dari total kasus tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya telah terkonfirmasi terinfeksi hantavirus.
Kasus terbanyak berasal dari Belanda dan Inggris. Di Belanda, pasangan lanjut usia yang sebelumnya melakukan perjalanan di Amerika Selatan meninggal setelah mengalami gejala saat berada di atas kapal MV Hondius. Selain itu, seorang dokter kapal juga dinyatakan positif dan menjalani isolasi medis setelah dievakuasi.
Sementara itu, Inggris melaporkan dua warga positif hantavirus dan satu probable case. Salah seorang pasien bahkan harus dirawat intensif di Afrika Selatan setelah dievakuasi dari wilayah Atlantik Selatan. Pemerintah Inggris juga mengirim bantuan medis darurat ke Kepulauan Tristan da Cunha untuk menangani salah satu pasien yang masih diisolasi di sana.
Kasus lainnya muncul di Jerman setelah seorang perempuan penumpang MV Hondius meninggal akibat pneumonia yang kemudian dikonfirmasi berkaitan dengan virus Andes. Jenazah korban masih berada di kapal yang dijadwalkan menuju Belanda dari Tenerife.
Selain itu, Swiss, Prancis, Amerika Serikat, dan Spanyol juga melaporkan kasus positif maupun dugaan infeksi hantavirus dari warga yang sempat berada di kapal tersebut.
Di Amerika Serikat, beberapa warga yang dipulangkan dari MV Hondius langsung ditempatkan di pusat karantina khusus di Nebraska. Sedangkan Spanyol mengonfirmasi seorang penumpang positif tanpa gejala dan kini menjalani isolasi di rumah sakit militer di Madrid.
Hantavirus sendiri merupakan penyakit yang umumnya ditularkan melalui paparan urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi. Strain Andes diketahui lebih berbahaya karena dalam beberapa kasus dapat menular antarmanusia, meski penularannya tergolong terbatas.
Kasus di MV Hondius kini menjadi perhatian serius dunia kesehatan internasional karena melibatkan mobilitas lintas negara serta potensi penyebaran di lingkungan tertutup seperti kapal pesiar.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













