ID, Makassar – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menyatakan kesiapannya untuk terlibat langsung dalam penguatan organisasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hingga ke lapisan paling bawah masyarakat. Ia bahkan menegaskan komitmen untuk mendatangi seluruh 38 provinsi di Indonesia demi memastikan struktur partai benar-benar terbentuk dan berjalan efektif sampai tingkat RT dan RW.
Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan arahan pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang berlangsung di Makassar. Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan bahwa keberhasilan sebuah partai politik tidak ditentukan oleh elite semata, melainkan oleh kekuatan struktur yang hidup dan aktif di akar rumput.
Menurut Jokowi, partai politik tidak boleh puas hanya dengan kepengurusan di tingkat pusat atau daerah. Ia menilai struktur organisasi harus menjangkau langsung masyarakat paling bawah agar kerja politik benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Struktur partai itu harus sampai ke desa, sampai ke RT dan RW. Kalau memang diperlukan, saya siap turun langsung. Saya masih sanggup keliling 38 provinsi, masuk ke kabupaten, kota, bahkan ke kecamatan,” ujar Jokowi dengan nada tegas.
Arahan tersebut mendapat respons positif dari kalangan kader PSI di daerah. Simson Polin, anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menilai pesan Jokowi sebagai penegasan arah strategis perjuangan PSI ke depan, yakni membangun kekuatan politik dari bawah secara konsisten dan terorganisir.
“Pesan Pak Jokowi sangat jelas, bahwa PSI harus bekerja nyata. Beliau menekankan beberapa poin penting yang harus dijalankan seluruh pengurus, mulai dari DPP, DPW, DPD, DPC, hingga ranting dan struktur RT-RW. Ini bukan sekadar slogan, tapi kerja lapangan,” kata Simson.
Ia menambahkan, kesiapan Jokowi untuk terjun langsung ke seluruh provinsi memberikan dorongan moral yang besar bagi kader di daerah. Menurutnya, hal itu menjadi sinyal kuat bahwa kerja politik PSI ke depan harus berbasis kedekatan dengan rakyat.
“Komitmen beliau menjadi motivasi besar bagi kami di daerah, termasuk di NTT, untuk memperkuat struktur dan menjalankan kerja politik yang benar-benar berpihak pada masyarakat,” ujarnya.
Dalam arahannya, Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya siap bekerja keras, bahkan bekerja secara total, demi mendukung PSI mencapai target-target politiknya. Oleh karena itu, ia menilai PSI harus memiliki mesin organisasi yang kuat, solid, dan militan agar mampu bersaing secara sehat dalam dinamika politik nasional.
Sebagai tindak lanjut, Rakernas PSI menargetkan pembentukan dan penguatan struktur partai hingga tingkat RT dan RW dapat diselesaikan paling lambat akhir tahun 2026. Langkah tersebut diposisikan sebagai fondasi utama dalam membangun politik yang berorientasi pada nilai, kedekatan dengan rakyat, serta penguatan demokrasi di Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















