Hilirisasi, menurutnya, akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sekaligus memperkuat struktur industri nasional agar lebih berdaya saing di tingkat global.
Strategi Implementasi: Sinergi Lintas Sektor
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut menyampaikan dukungan terhadap visi tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menerjemahkan visi besar tersebut ke dalam kebijakan konkret.
“Ini bukan sekadar visi, tetapi akan diwujudkan melalui kebijakan dan strategi lintas sektor. Jika seluruh elemen bangsa bersinergi, ketiga pilar ini akan saling menguatkan,” ujar AHY.
Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkeadilan
Melalui penekanan pada swasembada pangan, ketahanan energi, dan hilirisasi industri, Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membangun fondasi ekonomi nasional yang kuat, mandiri, dan berkeadilan.
Pemerintahannya, kata Prabowo, akan segera merumuskan rencana aksi konkret sebagai langkah awal implementasi visi tersebut.
“Kita harus mulai sekarang, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Visi ini diharapkan menjadi kerangka strategis pembangunan nasional lima tahun ke depan, sekaligus penanda arah baru kebijakan ekonomi Indonesia yang lebih berdaulat dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
