“Atas dasar itu, SMSI NTT berkomitmen menyelenggarakan pelatihan jurnalistik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi wartawan di lingkungan media anggota,” katanya.
Dalam perspektif komunikasi massa, perkembangan teknologi digital sejatinya tidak menghilangkan kebutuhan terhadap profesi wartawan. Sebaliknya, disrupsi teknologi justru memperkuat urgensi kehadiran jurnalis profesional yang mampu melakukan verifikasi fakta, menjaga independensi pemberitaan, serta menghadirkan informasi yang memiliki nilai kredibilitas tinggi di tengah melimpahnya arus konten digital.
Melalui pelatihan ini, SMSI NTT berharap lahir jurnalis yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kompetensi multidisipliner, serta mampu mengintegrasikan pemanfaatan kecerdasan buatan dengan prinsip-prinsip jurnalistik yang bertanggung jawab.
“Dengan demikian, SMSI Provinsi Nusa Tenggara Timur dapat terus menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pers nasional sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang berkualitas, kredibel, dan terpercaya,” pungkas Kosmas.
red/smsi ntt
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
