Pemerintah daerah, lanjutnya, memastikan dukungan penuh selama masa pengabdian berlangsung, termasuk melalui koordinasi lintas perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan desa guna menjamin efektivitas pelaksanaan program KKN.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undana, Yosep Seran Mau, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang dalam menerima mahasiswa sebagai mitra pembangunan.
Ia menjelaskan bahwa tema KKN tahun ini berfokus pada sensus ternak sebagai bagian dari penguatan basis data sektor peternakan. Namun demikian, mahasiswa juga didorong untuk melakukan pendekatan multidisipliner dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya berfokus pada program utama, tetapi juga diharapkan mampu mengidentifikasi isu-isu strategis di lapangan dan bersama masyarakat merumuskan solusi yang aplikatif,” jelasnya.
Program KKN ini melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan, seperti peternakan, pertanian, kelautan, hukum, ekonomi dan bisnis, hingga pendidikan. Pendekatan lintas disiplin ini diharapkan mampu menghasilkan intervensi yang lebih komprehensif dan berdampak luas.
Lebih lanjut, pihak Undana menegaskan bahwa Kabupaten Kupang merupakan salah satu wilayah prioritas dalam pelaksanaan program pengabdian, baik oleh mahasiswa maupun dosen, melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang berkelanjutan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















