ID, Oelamasi – Pemerintah Kabupaten Kupang bersama Universitas Nusa Cendana terus memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis pengabdian masyarakat. Sebanyak 250 mahasiswa resmi diberangkatkan untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tersebar di 24 kecamatan.
Pelepasan peserta KKN dilakukan langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, di Kantor Bupati Kupang pada Rabu (8/4/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya integratif antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Dalam sambutannya, Yosef Lede menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata di lapangan.
Menurutnya, dengan cakupan wilayah Kabupaten Kupang yang terdiri dari 24 kecamatan, 17 kelurahan, dan 160 desa, kehadiran ratusan mahasiswa KKN menjadi tambahan energi produktif dalam mendukung program pembangunan daerah.
“Pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi justru menemukan makna sesungguhnya saat mahasiswa terjun langsung ke masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendorong para mahasiswa untuk memiliki kesiapan adaptif, terutama dalam menghadapi kondisi geografis dan sosial yang beragam, termasuk di wilayah pelosok. Pengalaman tersebut dinilai sebagai modal penting dalam pembentukan karakter dan kapasitas kepemimpinan ke depan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, memastikan dukungan penuh selama masa pengabdian berlangsung, termasuk melalui koordinasi lintas perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan desa guna menjamin efektivitas pelaksanaan program KKN.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undana, Yosep Seran Mau, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang dalam menerima mahasiswa sebagai mitra pembangunan.
Ia menjelaskan bahwa tema KKN tahun ini berfokus pada sensus ternak sebagai bagian dari penguatan basis data sektor peternakan. Namun demikian, mahasiswa juga didorong untuk melakukan pendekatan multidisipliner dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Mahasiswa tidak hanya berfokus pada program utama, tetapi juga diharapkan mampu mengidentifikasi isu-isu strategis di lapangan dan bersama masyarakat merumuskan solusi yang aplikatif,” jelasnya.
Program KKN ini melibatkan mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan, seperti peternakan, pertanian, kelautan, hukum, ekonomi dan bisnis, hingga pendidikan. Pendekatan lintas disiplin ini diharapkan mampu menghasilkan intervensi yang lebih komprehensif dan berdampak luas.
Lebih lanjut, pihak Undana menegaskan bahwa Kabupaten Kupang merupakan salah satu wilayah prioritas dalam pelaksanaan program pengabdian, baik oleh mahasiswa maupun dosen, melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang berkelanjutan.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, jajaran perangkat daerah, para camat, serta dosen pembimbing lapangan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi, program ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kupang.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















