ID, KUPANG — Pemerintah Kota Kupang masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk memperbaiki kondisi infrastruktur pendidikan. Dari 34 proposal pembangunan dan revitalisasi sekolah yang diajukan, baru empat yang memperoleh jawaban hingga kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, di Kota Kupang pada Selasa, 5 Mei 2026.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah beserta jajaran kementerian meninjau pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan itu mencakup pemeriksaan hasil pembangunan pada sekolah penerima bantuan tahun 2025 serta kesiapan satuan pendidikan yang diusulkan menerima bantuan pada 2026.
Christian mengatakan, kebutuhan perbaikan sekolah di Kota Kupang masih cukup besar, termasuk pada bangunan yang mengalami kerusakan berat dan fasilitas pembelajaran yang belum memadai. Karena itu, pemerintah daerah berharap usulan yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat dapat ditindaklanjuti secara bertahap.
“Tadi saya berdiskusi dengan Pak Menteri, dan beliau menyampaikan bahwa ini baru tahap pertama. Masih akan ada tahap berikutnya. Kami berharap usulan yang telah diajukan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat,” jelas Christian.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
