Adapun dalam hal integrasi perencanaan pembangunan, ketiga pemerintah provinsi bersepakat memperkuat koordinasi melalui peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Sinergi ini diharapkan mampu menyelaraskan kebijakan pembangunan agar tidak berjalan parsial, melainkan sejalan dengan agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada daya saing, keadilan, dan keberlanjutan.
Gubernur Melki menegaskan bahwa kerja sama KR-BNN dirancang sebagai warisan kebijakan jangka panjang. Ia menyebut kolaborasi ini membuka peluang perluasan kerja sama di sektor lain, termasuk layanan kesehatan, transformasi digital, pendidikan tinggi, mitigasi bencana, hingga penguatan keamanan laut.
Gubernur Bali I Wayan Koster dalam kesempatan yang sama menekankan bahwa inisiatif regional tersebut berakar pada ikatan historis kawasan Sunda Kecil, sekaligus menjadi pijakan strategis untuk menghadapi tantangan masa depan secara bersama-sama.
Senada dengan itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyatakan bahwa kerja sama KR-BNN harus diwujudkan dalam aksi nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya meninggalkan pendekatan pembangunan sektoral dan menggantinya dengan sinergi berbasis keunggulan masing-masing daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














