ID, KUPANG – Pemerintah Kota Kupang secara resmi memulai pengerjaan ruas jalan di depan Gelanggang Olahraga (GOR) Oepoi pada pertengahan April 2026, dan tegaskan sudah dianggarkan sejak tahun 2025.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang, Maxi Dethan, mengungkapkan bahwa nilai kontrak pekerjaan ini mencapai Rp5,57 miliar. Pengerjaan dimulai sejak 15 April 2026 dan ditargetkan rampung pada 11 September 2026. Konstruksi jalan menggunakan material beton yang dilengkapi dengan perbaikan sistem drainase serta pembangunan trotoar untuk mendukung kualitas infrastruktur secara menyeluruh.
Pemerintah Kota Kupang menegaskan bahwa proyek ini bukanlah respons terhadap tekanan publik atau viral di media sosial, melainkan telah direncanakan sejak tahun anggaran sebelumnya. Hal ini dibenarkan oleh sejumlah warga yang mengaku telah mengetahui komitmen tersebut sejak akhir 2025.
Salah seorang warga Kelurahan Oebufu, Arny Loasana, menyatakan bahwa anggapan masyarakat tentang pemerintah yang baru bergerak karena desakan publik dinilainya tidak akurat. Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk perbaikan jalan tersebut telah disiapkan sejak tahun lalu dan kini mulai direalisasikan pada 2026.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah menepati janji beliau. Pada akhir tahun 2025, beliau turun langsung melihat kondisi jalan di samping GOR, dan sekarang kembali turun memastikan bahwa pengerjaan ini benar-benar diselesaikan,” ujar Arny.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Piet Naijumetan, warga RT 35 Kelurahan Oebufu. Ia mengaku mewakili masyarakat setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dimulainya pengerjaan jalan yang selama ini sangat dinantikan.
“Atas nama masyarakat, khususnya warga RT 35, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah mulai mengerjakan jalan ini,” katanya.
Lurah Oebufu, Zet Batmalo, memberikan penjelasan lebih teknis mengenai asal-usul usulan proyek tersebut. Ia menyebut bahwa ruas Jalan Brigjen Iman Budiman yang berada di depan GOR Oepoi merupakan prioritas pembangunan yang diusulkan melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota.
Lebih lanjut, Zet mengungkapkan bahwa kunjungan Wali Kota pada November 2025 menjadi titik awal komitmen politik untuk merealisasikan proyek tersebut pada tahun 2026. Sebelum pengerjaan resmi dimulai, warga bersama ketua RT setempat secara swadaya telah melakukan upaya penimbunan lubang menggunakan material sederhana demi meringankan akses sementara.
Dengan dimulainya proyek ini, Pemerintah Kota Kupang berharap terjadi peningkatan signifikan terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus menjawab kebutuhan mendasar masyarakat yang selama bertahun-tahun terdampak oleh buruknya kondisi infrastruktur di kawasan tersebut.
Red/PKP
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















