Selain mendorong peningkatan produksi padi, Bupati turut mengajak petani mengembangkan pola tanam yang lebih beragam, seperti budidaya jagung dan hortikultura, sehingga pendapatan masyarakat dapat terus meningkat.
Dalam kesempatan itu, Yosef Lede memberikan apresiasi kepada jajaran penyuluh pertanian dan Dinas Pertanian Kabupaten Kupang yang dinilai berhasil mendampingi petani hingga mampu meningkatkan kualitas hasil panen.
Ia menyebut produktivitas pertanian di wilayah Nekamese menunjukkan perkembangan positif, bahkan kualitas gabah yang dihasilkan dinilai semakin baik.
Bupati juga mengingatkan agar sebagian hasil panen dapat disiapkan sebagai cadangan benih mandiri sehingga petani tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah setiap musim tanam.
Sementara itu, Ketua P3A Lestari, Markus Naben, mengungkapkan bahwa hasil produksi padi tahun ini mengalami peningkatan cukup signifikan. Jika sebelumnya rata-rata panen hanya berkisar 5 ton per hektare, kini mampu mencapai sekitar 7 hingga 8 ton per hektare.
Menurut Markus, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh pendampingan rutin dari penyuluh pertanian serta penggunaan pola pengelolaan lahan yang lebih baik.
“Kami merasakan langsung manfaat pendampingan dan bantuan yang diberikan pemerintah. Hasil panen tahun ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















