Yosef Lede menegaskan bahwa Kabupaten Kupang memiliki peran strategis sebagai salah satu lumbung pangan Provinsi NTT, terutama dalam menopang kebutuhan pangan Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas pertanian melalui penguatan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi menjadi fokus pemerintah daerah.
“Kita tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas hasil pertanian. Infrastruktur yang memadai dan teknologi pertanian modern sangat dibutuhkan agar petani dapat meningkatkan produksi,” katanya.
Sebagai upaya pendukung, Pemerintah Kabupaten Kupang juga menjalin kerja sama dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk pengembangan teknologi pertanian tepat guna dan pendampingan kepada petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Amin Juriah, menjelaskan bahwa pembangunan irigasi Kuledoki merupakan bagian dari program nasional optimasi lahan. Pada tahun 2025, Kabupaten Kupang memperoleh alokasi optimasi lahan seluas 1.000 hektare dengan anggaran sekitar Rp4,6 miliar.
“Program ini menjangkau tujuh kecamatan dan melibatkan 59 kelompok tani sebagai penerima manfaat, termasuk kelompok tani di Kuledoki,” jelas Amin.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
