Cegah HIV/AIDS di Kalangan Remaja, DWP Kupang Edukasi 60 Pelajar dari 21 SMP

hiv

ID, KUPANG – Penguatan pemahaman tentang HIV/AIDS sejak usia sekolah menjadi salah satu langkah penting dalam melindungi generasi muda dari risiko kesehatan sekaligus mencegah berkembangnya stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV. Atas dasar itu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang menggelar sosialisasi HIV/AIDS bagi pelajar sekolah menengah pertama (SMP), Kamis (16/4).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang tersebut melibatkan 60 siswa perwakilan dari 21 SMP di Kota Kupang. Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, S.H., hadir mewakili Wali Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Jeffry menekankan pentingnya penyampaian informasi kesehatan yang tepat dan mudah dipahami oleh generasi muda. Menurutnya, edukasi tidak cukup berhenti pada penyampaian materi, tetapi perlu mendorong peserta untuk memahami dan menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun pemahaman yang benar sejak dini. Apa yang adik-adik peroleh hari ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk menjaga diri, membentuk pola hidup sehat, serta berkontribusi dalam lingkungan sosial dan keluarga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, organisasi masyarakat, keluarga, dan lembaga pendidikan perlu membangun kerja sama agar pesan pencegahan HIV/AIDS dapat menjangkau remaja secara efektif.

Bagi pelajar, pemahaman yang benar menjadi bekal untuk mengenali risiko, mengambil keputusan yang bertanggung jawab, dan tidak mudah terpengaruh informasi keliru mengenai HIV/AIDS.

Ketua Panitia, Dellya Loa-Johanes, dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap persoalan HIV/AIDS di Kota Kupang. Ia menilai edukasi yang komprehensif perlu diberikan kepada generasi muda agar mereka memahami cara penularan, langkah pencegahan, dan pentingnya menjaga kesehatan.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS, termasuk cara penularan dan pencegahannya, sehingga para pelajar mampu menjaga diri dari berbagai risiko,” jelasnya.

Selama kegiatan satu hari itu, para peserta menerima materi mengenai kebijakan pemerintah dalam pencegahan HIV/AIDS serta informasi tentang risiko dan langkah pencegahannya di kalangan remaja.

Melalui sosialisasi tersebut, DWP Kota Kupang berharap para siswa dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya dan lingkungan masing-masing. Peran pelajar sebagai penyampai informasi yang benar diharapkan membantu membangun lingkungan yang lebih sadar kesehatan dan terbuka terhadap edukasi HIV/AIDS.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya; Ketua Persatuan Istri Anggota (PIA) DPRD Kota Kupang, Jacqlyne Getruida Odja; Ketua DWP Kota Kupang, Ellisah Pelt Tobing; perwakilan Ketua DWP Provinsi NTT; serta para narasumber, yakni drg. Retnowati, M.Kes., Julius Tanggu Bore, S.H., dan Eirene M. Jusuf, S.Pt., M.Sc.

Edukasi kesehatan di lingkungan sekolah menjadi penting agar remaja memperoleh informasi yang akurat dan tidak membangun pemahaman berdasarkan mitos. Dengan pengetahuan yang tepat, upaya pencegahan HIV/AIDS dapat berjalan seiring dengan pembentukan sikap bertanggung jawab dan penghormatan terhadap sesama. red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version