ID, Kota Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang Masa Bakti 2026–2030 bersama jajaran pengurus baru dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu (6/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi olahraga sekaligus meneguhkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, pengembangan prestasi olahraga, serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang sekaligus Wakil Ketua KONI Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., Ketua DPRD Kota Kupang Richard E. Odja, anggota DPRD Provinsi dan Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry Edward Pelt, S.H., para asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta para pengurus KONI Kota Kupang yang baru dilantik.
Prosesi pelantikan dipimpin oleh Sekretaris KONI NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., yang mewakili Ketua Umum KONI NTT. Pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan KONI NTT, pengambilan sumpah dan janji pengurus, serta penyerahan pataka KONI sebagai simbol legitimasi organisasi dan amanah kepemimpinan dalam mengembangkan ekosistem olahraga daerah.
Dalam sambutannya, Christian Widodo menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya bukan sekadar mandat organisasi, melainkan bentuk pengabdian untuk mendorong transformasi olahraga sebagai instrumen pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, olahraga memiliki fungsi multidimensional yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi kompetitif, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter, penguatan disiplin, peningkatan kapasitas kepemimpinan, serta pembangunan budaya kerja yang produktif dan kolaboratif.
“Jabatan ini bukan sekadar posisi struktural, tetapi sebuah tanggung jawab moral untuk memastikan olahraga menjadi bagian penting dalam pembangunan manusia Kota Kupang. Melalui olahraga, kita membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Ketua KONI Kota Kupang periode sebelumnya, Jefri Riwu Kore, beserta seluruh jajaran pengurus atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam membangun fondasi pembinaan olahraga di Kota Kupang.
Ia menilai keberlanjutan pembangunan olahraga membutuhkan kesinambungan program dan penguatan kelembagaan yang mampu menjawab tantangan perkembangan dunia olahraga yang semakin kompetitif.
Christian mengungkapkan bahwa pengalaman panjangnya dalam dunia olahraga telah mengajarkan nilai-nilai fundamental seperti sportivitas, kerja keras, integritas, konsistensi, dan kemampuan bekerja dalam tim. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun organisasi yang sehat dan berorientasi pada prestasi.
Mengutip pemikiran tokoh industri dunia Henry Ford, ia menekankan pentingnya kolaborasi sebagai fondasi utama keberhasilan organisasi.
“Coming together is a beginning, staying together is progress, and working together is success.”
Bagi Christian, filosofi tersebut sangat relevan dalam konteks pengelolaan olahraga modern yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, pelatih, atlet, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen konkret, Pemerintah Kota Kupang telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp2 miliar bagi KONI Kota Kupang pada Tahun Anggaran 2026. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional organisasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pembinaan cabang-cabang olahraga secara berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dukungan anggaran untuk penyelenggaraan berbagai kejuaraan melalui agenda Wali Kota Kupang Cup, yang mencakup sejumlah cabang olahraga seperti tenis lapangan, tinju, bulu tangkis, catur, e-sports, dan cabang olahraga lainnya.
Menurut Christian, penyelenggaraan kompetisi secara rutin merupakan instrumen penting dalam sistem pembinaan atlet karena memberikan ruang bagi proses talent identification, talent development, serta peningkatan jam terbang atlet melalui kompetisi yang terstruktur.
“Kami ingin seluruh cabang olahraga mendapatkan ruang yang sama untuk berkembang. Kompetisi yang berkelanjutan akan menjadi sarana pembinaan, evaluasi, sekaligus penjaringan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Kupang, NTT, bahkan Indonesia,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kesiapan daerah dalam menyongsong PON XXII Tahun 2028. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan sebagai katalisator untuk mempercepat pembangunan olahraga sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur dan manajemen olahraga daerah.
Christian menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah mendorong optimalisasi fasilitas olahraga yang sudah tersedia guna mewujudkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan.
Karena itu, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mendukung seluruh tahapan persiapan melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, KONI, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga.
“Kita akan membangun sinergi yang kuat antara seluruh pihak. Kesuksesan penyelenggaraan PON tidak hanya diukur dari aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga dari kemampuan kita menciptakan warisan pembangunan olahraga yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris KONI NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., berharap kepengurusan baru dapat segera menyusun program kerja yang berbasis pada perencanaan strategis, penguatan sistem pembinaan atlet, serta peningkatan kualitas organisasi olahraga.
Menurutnya, Kota Kupang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pusat aktivitas olahraga di Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, akademisi, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam mendukung target prestasi daerah menuju PON 2028.
“Atas nama KONI NTT, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus KONI Kota Kupang yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi untuk mewujudkan olahraga Kota Kupang yang semakin maju, kompetitif, dan berprestasi,” pungkasnya.
Pelantikan pengurus KONI Kota Kupang Masa Bakti 2026–2030 diharapkan menjadi titik awal penguatan tata kelola olahraga yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada pembangunan atlet berprestasi, sekaligus memperkokoh posisi Kota Kupang sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga unggulan di Nusa Tenggara Timur menuju sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
