Di Tesbatan, Reses Jadi Panggung Dialog Pusat dan Daerah

Avatar photo
reses
Foto : Prokopim Kabupaten Kupang

“Kelor adalah pohon ajaib yang memiliki manfaat besar. Berdasarkan penelitian, kelor dapat membantu meningkatkan daya ingat. Saya berharap Desa Tesbatan menyiapkan lahan untuk menanam 10.000 pohon kelor, bahkan menyediakan 10 hektar di Tesbatan I dan II yang siap saya beli. Tujuannya menjadikan Kabupaten Kupang sebagai pusat kelor,” ujar Viktor.

Gagasan tersebut diproyeksikan sebagai strategi penguatan ekonomi berbasis potensi lokal yang berorientasi pada nilai tambah dan keberlanjutan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Komitmen dan Batasan

Dalam dialog itu, Viktor juga menyebut telah berkontribusi membantu masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan akses pekerjaan. Namun, ia secara tegas menyatakan tidak memberikan bantuan untuk biaya pernikahan, sebagai bentuk penegasan prioritas dukungan pada sektor yang dinilainya produktif.

Ia turut mendorong optimalisasi sektor perikanan dan kelautan, yang dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola secara lebih terstruktur dan berorientasi pasar.

Reses di Desa Tesbatan pada akhirnya bukan hanya forum serap aspirasi, melainkan juga cermin dinamika relasi pusat dan daerah—sebuah upaya merajut kepentingan lokal dengan kebijakan nasional, di tengah harapan warga akan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan