Festival FLS3N, O2SN dan LKS SLB Kota Kupang Jadi Ruang Aktualisasi Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

festival
dok : pkp

Sementara itu, Ketua MKKS SLB Kota Kupang, Amini, S.PdI., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tahunan tersebut memiliki nilai strategis dalam menggali potensi siswa SLB sekaligus mempererat jejaring kolaborasi antar sekolah luar biasa di Kota Kupang.

Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu mengubah perspektif terhadap penyandang disabilitas, dari pendekatan belas kasihan menjadi pendekatan pemberdayaan.

“Jangan fokus pada keterbatasannya, tetapi lihat kemampuan dan potensinya. Anak-anak ini membutuhkan ruang untuk maju, bukan sekadar rasa iba,” ujarnya.

Amini juga mengungkapkan bahwa sejumlah siswa SLB di Kota Kupang telah berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional, khususnya di bidang olahraga. Capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa peserta didik berkebutuhan khusus memiliki daya saing dan kompetensi yang tidak kalah dengan siswa lainnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia kegiatan, Yuliana Margarita Kono, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa festival tahun ini diikuti oleh 34 peserta dengan total 28 cabang lomba yang dipertandingkan.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan bertujuan mengembangkan minat dan bakat siswa, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun kemampuan adaptif peserta didik dalam kehidupan sosial.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version