Di sisi lain, ia mengakui bahwa tantangan dalam sektor penyediaan air bersih masih cukup signifikan. Oleh karena itu, capaian yang ada saat ini tidak boleh menimbulkan euforia berlebihan, melainkan harus menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas layanan, memperluas jangkauan distribusi, serta memastikan keberlanjutan sistem pelayanan.
Sebagai penegasan akhir, Wali Kota menyatakan bahwa Perumda Air Minum Kota Kupang harus bertransformasi dari sekadar operator teknis menjadi institusi yang berperan strategis dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Setiap layanan yang diberikan, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis distribusi, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kemanusiaan dan harapan sosial.
Rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-XVII ini turut dilengkapi dengan peluncuran situs web resmi Perumda, program promosi sambungan rumah, pembentukan forum pelanggan, serta program “Berbagi Air”. Selain itu, Perumda juga menginisiasi kegiatan edukatif berupa talkshow radio bertema “17 Tahun Perumda Air Minum Mengalirkan Harapan” dan sosialisasi HIV/AIDS di sejumlah sekolah bekerja sama dengan KPAD Kota Kupang. Partisipasi masyarakat juga diperkuat melalui kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan, serta pelibatan pelaku UMKM dalam kegiatan ekonomi produktif.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
