Menurutnya, organisasi profesi memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pengembangan kompetensi, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan etika profesi yang menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas penyuluhan di lapangan.
“IPeKB hadir sebagai organisasi yang mendorong peningkatan mutu dan profesionalisme penyuluh keluarga berencana. Melalui organisasi ini, para penyuluh diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat solidaritas profesi, serta mengembangkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan pembangunan keluarga saat ini semakin kompleks seiring dengan perubahan sosial, ekonomi, dan demografi yang terjadi di masyarakat. Karena itu, penyuluh keluarga berencana dituntut untuk memiliki kapasitas adaptif, kemampuan komunikasi yang baik, serta kompetensi teknis yang memadai dalam menjalankan tugasnya.
Nikodemus berharap kepengurusan baru IPeKB Kabupaten Kupang dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat profesionalisme penyuluh keluarga berencana melalui budaya kerja yang akuntabel, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Organisasi ini harus mampu menjadi ruang pengembangan kapasitas sekaligus wadah konsolidasi profesi yang mendorong lahirnya penyuluh-penyuluh berkualitas dan berdaya saing. Dengan demikian, kontribusi mereka terhadap pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat semakin optimal,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
