Karnaval Budaya Warnai HUT ke-140 dan Hari Jadi ke-30 Kota Kupang, Wali Kota: Ini Perayaan Identitas dan Keberagaman

IMG20260425190257
oplus_256

ID, Kota Kupang – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-140 Kota Kupang sekaligus Hari Jadi ke-30 Kota Kupang. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu malam, 25 April 2026, di kawasan Bundaran PU ini menghadirkan inovasi baru yang berbeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya.

Sebanyak 50 peserta dari berbagai paguyuban etnis turut memeriahkan karnaval tersebut. Mereka berasal dari komunitas Tionghoa, Bali, Minangkabau, serta perwakilan dari seluruh kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Rute karnaval dimulai dari depan KFC, memutar Bundaran PU, dan berakhir di depan Trans Mart.

Salah satu peserta dari sulawesi Utara dalam karnaval budaya di Kota Kupang

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Warga berbondong-bondong menyaksikan kemeriahan acara, tidak hanya dari berbagai kabupaten dan kota di NTT, tetapi juga dari luar provinsi. Lonjakan pengunjung tersebut berdampak pada tingkat hunian hotel di Kota Kupang yang dilaporkan terisi penuh.

Selain parade budaya yang menampilkan tarian adat dan atraksi barongsai, acara ini juga menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menyajikan beragam produk kuliner dan kerajinan khas daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar merayakan karnaval atau parade semata. Menurutnya, acara tersebut merupakan ekspresi kolektif yang merayakan identitas dan jiwa Kota Kupang sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman serta kolaborasi yang harmonis.

“Hari jadi ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang bagaimana kita semua hidup berdampingan dalam perbedaan,” ujar Wali Kota di hadapan ribuan warga yang memadati lokasi acara.

“Saya percaya, kegiatan ini kedepan akan menjadi tradisi dan menunjukan kepada Indonesia, tentang Kupang yang merupakan kota toleransi, dan di tinggali oleh berbagai suku, dan agama” ungkapnya.

Karnaval Budaya ini menjadi salah satu rangkaian puncak perayaan yang dirancang untuk memperkuat kohesi sosial dan mempromosikan kekayaan budaya lintas etnis yang ada di Kota Kupang.

Red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version