ID, Kupang – Perayaan iman dan refleksi sosial mewarnai Ibadah Paskah sekaligus Hari Ulang Tahun ke-28 GMIT Moria Liliba yang berlangsung khidmat di Kota Kupang, Minggu (05/4/2026). Momentum ini tidak hanya dimaknai sebagai peringatan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang penguatan nilai-nilai kemanusiaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa perayaan Paskah memiliki dimensi teologis sekaligus sosial yang sangat relevan dengan dinamika kehidupan saat ini.
Menurutnya, makna kebangkitan Yesus Kristus harus diterjemahkan dalam praksis kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun sikap saling menghargai, memperkuat toleransi, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Paskah bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi momentum transformasi diri untuk meninggalkan sikap negatif dan membangun kehidupan yang dilandasi kasih serta pengampunan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan perayaan ini sebagai titik refleksi spiritual yang berdampak pada tindakan nyata di tengah masyarakat. Dalam pandangannya, iman yang autentik tidak berhenti pada aspek ritual, melainkan harus diwujudkan dalam kontribusi sosial yang konstruktif.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















