“Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait isu tersebut. Saya dan Bapak Wali Kota berada dalam satu garis kebijakan dan visi untuk membangun Kota Kupang yang rukun dalam keberagaman,” tegas Serena.
Ia juga mengapresiasi masyarakat di tiga kelurahan serta pengurus yayasan masjid yang telah menyampaikan aspirasi secara damai, seraya mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan isu sensitif ini untuk memecah belah persatuan.
“Jangan ada yang menjadikan isu ini sebagai alat provokasi. Semua pihak tentu menginginkan Kota Kupang tetap aman, tertib, dan damai,” ujarnya.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., menambahkan bahwa menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kerukunan adalah fondasi Kota Kupang. Jika ada pihak yang mencoba mengganggu stabilitas dan kedamaian, aparat akan bertindak tegas dan terukur,” tegas Kapolresta.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada warga Kota Kupang yang telah menyikapi persoalan tersebut dengan tenang dan penuh kedewasaan, serta berharap semangat toleransi terus terjaga demi menjadikan Kota Kupang sebagai rumah bersama bagi semua.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














