ID, KUPANG – Atlet futsal putri Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan di hadapan tim pelatih nasional melalui agenda pencarian bakat atau talent scouting kelompok usia U-16 dan U-19. Seleksi yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026 di GOR Flobamora Oepoi, Kota Kupang, tersebut akan dipantau langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putri Indonesia, Luiz Estrela, asal Portugal.
Kehadiran pelatih kepala tim nasional dalam proses penjaringan ini membuka ruang bagi talenta muda daerah untuk memperlihatkan kualitas permainan sekaligus memperoleh kesempatan bersaing pada level yang lebih tinggi. Seleksi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pencarian atlet potensial di luar pusat-pusat pembinaan futsal nasional.
Persiapan kegiatan dan pengembangan futsal putri di NTT menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan antara Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., dengan jajaran Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT di ruang kerja Wakil Wali Kota, Selasa (27/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Serena didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Kupang, Alan Yoga Girsang, S.H., M.H. Sementara delegasi AFP NTT dipimpin Ketua AFP NTT, Jimmy W.B. Sianto, bersama Manager Badan Futsal Daerah AFP NTT, Rudi Mandaling, Ketua Bidang Futsal Development AFP NTT, Muchlis Lapitonung, serta Ronaldi G. Lico, Bertho Kalle, dan Yusril Luasa.
Pembahasan tersebut mencakup persiapan seleksi pemain kelompok usia U-16 dan U-19, sekaligus kebutuhan penguatan sistem pembinaan agar atlet futsal putri di daerah memiliki jalur pengembangan prestasi yang lebih terbuka.
Serena menyatakan pemerintah kota menyambut inisiatif AFP NTT dalam memberikan akses seleksi tingkat nasional bagi atlet perempuan. Menurutnya, potensi olahraga yang berkembang di tengah masyarakat perlu diikuti dengan sistem pembinaan yang terstruktur serta dukungan lintas lembaga.
Ia melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai turnamen futsal di Kota Kupang sebagai salah satu indikator berkembangnya minat terhadap cabang olahraga tersebut. Antusiasme peserta dalam kompetisi, menurutnya, perlu diimbangi dengan pembinaan berjenjang agar tidak berhenti pada aktivitas pertandingan semata.
“Pada prinsipnya, Pemerintah Kota Kupang siap berkolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan dan peningkatan prestasi sepak bola, termasuk futsal, di Kota Kupang. Jika ada hal-hal yang perlu didiskusikan, jangan ragu untuk disampaikan. Mari kita duduk bersama untuk mencari jalan keluar dan solusi bersama demi perkembangan dan kemajuan futsal di Kota Kupang,” ungkap Serena.
Ia berharap proses seleksi yang menghadirkan pelatih kepala Timnas Futsal Putri Indonesia tersebut dapat membuka peluang bagi pemain-pemain muda NTT untuk masuk dalam perhatian tim nasional.
Menurut Serena, kesempatan mengikuti penjaringan langsung oleh pelatih nasional merupakan momentum yang perlu dimanfaatkan atlet dengan mempersiapkan kemampuan teknis, kondisi fisik, kedisiplinan, dan mental bertanding.
“Saya berharap dengan kehadiran head coach yang turun langsung dalam seleksi ini, bisa melahirkan bibit-bibit muda yang mampu mengharumkan nama Kota Kupang, tidak saja di kancah lokal, tetapi juga di tingkat nasional, bahkan internasional,” harapnya.
Serena juga mendorong para pemain putri agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Persaingan untuk menembus tim nasional membutuhkan kesiapan individual sekaligus kemampuan bekerja sama dalam tim, sehingga proses latihan dan peningkatan kualitas permainan harus dilakukan secara konsisten.
Pelaksanaan talent scouting di Kupang sekaligus menjadi perhatian bagi pengembangan ekosistem futsal putri di NTT. Selain menyediakan ruang kompetisi, pembinaan berkelanjutan dan akses terhadap seleksi tingkat nasional diperlukan agar potensi atlet daerah dapat teridentifikasi dan dikembangkan secara lebih sistematis.
Dengan adanya agenda tersebut, Kota Kupang berpeluang menjadi salah satu titik penjaringan talenta futsal putri di kawasan timur Indonesia. Namun, peluang untuk memperkuat Timnas Futsal Putri Indonesia tetap akan ditentukan oleh hasil seleksi dan penilaian teknis tim pelatih nasional. Red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














