Ia juga mendorong pengurus FPK untuk memperluas jangkauan dengan melakukan pendekatan kepada komunitas yang belum aktif, sehingga partisipasi masyarakat dalam forum tersebut semakin inklusif dan solid.
Sementara itu, Ketua FPK Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Theodorus Widodo, dalam sambutannya menilai kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam memperkuat persaudaraan lintas etnis. Ia menyebut suasana yang tercipta mencerminkan nilai kebersamaan yang kuat.
Ia juga mengulas perjalanan FPK sejak awal pembentukannya pada tahun 2008 sebagai bagian dari implementasi kebijakan nasional terkait pembauran kebangsaan. Menurutnya, forum ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Pembauran bukan berarti menghilangkan identitas, tetapi merawat keberagaman dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya toleransi, moderasi beragama, serta kerja sama lintas budaya dalam mendukung pembangunan Kota Kupang yang harmonis dan berkelanjutan.
red/pkp
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















