Pemkot Kupang Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha, UMKM dan Pendidikan Jadi Fokus Kolaborasi Bersama Larissa

Avatar photo
umkm

ID, Kota Kupang – Pemerintah Kota Kupang terus mengakselerasi pola pembangunan berbasis kolaborasi melalui kemitraan strategis dengan sektor swasta. Pendekatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Wakil Wali Kota Kupang, “Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc.”, dengan jajaran pimpinan “PT Larissa Karunia Sejahtera” di ruang kerja Wakil Wali Kota, Kamis (2/7).

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pertemuan tersebut dihadiri “General Manager Larissa Aesthetic Center, Lia Berlianto”, dan “Pimpinan Larissa Nature Kupang, Try Rosamery”. Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Kupang “Margaritha Salean, SE., MAP”, bersama jajaran pejabat pada Dinas Pariwisata Kota Kupang.

Dalam pertemuan itu, Serena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang terus membuka ruang kemitraan dengan berbagai pelaku usaha yang memiliki visi pembangunan selaras dengan agenda pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta merupakan faktor strategis dalam mempercepat lahirnya masyarakat yang produktif, inovatif, dan memiliki daya saing.

Ia menilai kolaborasi yang ditawarkan PT Larissa Karunia Sejahtera tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga menyentuh aspek peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi kreatif, hingga pengembangan kapasitas UMKM.

“Pemerintah Kota Kupang menyambut baik setiap bentuk kerja sama yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan instrumen penting dalam mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Serena.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Kupang akan melakukan koordinasi lintas perangkat daerah guna mempersiapkan implementasi berbagai program yang telah dibahas. Salah satu langkah awal ialah memfasilitasi data UMKM binaan pemerintah agar dapat mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas, khususnya di bidang “personal branding”, strategi pemasaran, dan penguatan identitas produk.

Menurut Serena, peningkatan kualitas pelaku usaha tidak cukup hanya melalui bantuan permodalan, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan kompetensi dalam membangun citra produk, memahami perilaku konsumen, serta memanfaatkan perkembangan teknologi pemasaran digital.

Ia juga memberikan perhatian terhadap rencana pelaksanaan “Gerakan Edukasi Cuci Muka” yang menyasar peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMP. Program tersebut dinilai memiliki nilai edukatif karena mendorong terbentuknya kebiasaan hidup bersih sejak usia dini sekaligus meningkatkan rasa percaya diri anak dalam lingkungan pendidikan.

Selain aspek kesehatan, Wakil Wali Kota menyoroti pentingnya penguatan strategi pemasaran berbasis narasi atau “storytelling” bagi pelaku UMKM. Menurutnya, produk lokal akan memiliki nilai tambah apabila dipasarkan dengan cerita yang menggambarkan sejarah, proses produksi, identitas budaya, serta filosofi yang melatarbelakanginya.

Ia mencontohkan produk tenun khas Nusa Tenggara Timur yang memiliki kekayaan motif dan nilai budaya tinggi. Apabila dikemas melalui narasi yang kuat, produk tersebut diyakini mampu meningkatkan daya saing, baik di pasar nasional maupun internasional.

Sementara itu, “General Manager Larissa Aesthetic Center, Lia Berlianto”, menjelaskan bahwa PT Larissa Karunia Sejahtera sejak berdiri pada tahun 1984 tidak hanya berfokus pada layanan kecantikan berbasis bahan alami, tetapi juga secara konsisten menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Larissa menawarkan sejumlah bentuk kerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang. Program yang diusulkan meliputi **Teaching Factory** bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi, pelatihan **personal branding** untuk pelaku UMKM, pemeriksaan kesehatan kulit secara gratis (skin test), “beauty class”, program literasi, hingga pelaksanaan **Hygiene School Program** di berbagai satuan pendidikan.

Lia berharap kolaborasi tersebut dapat menjadi kontribusi nyata dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat di Kota Kupang.

Audiensi ditutup dengan kesepahaman bersama untuk segera merealisasikan berbagai program yang telah dirancang. Pemerintah Kota Kupang memandang kemitraan dengan PT Larissa Karunia Sejahtera sebagai bagian dari strategi pembangunan kolaboratif yang mengintegrasikan peran pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap lahir semakin banyak UMKM yang memiliki daya saing tinggi, generasi muda yang memperoleh akses pengembangan kompetensi, serta masyarakat yang merasakan manfaat langsung dari kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan Kota Kupang yang lebih maju, adaptif, dan berkelanjutan.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan